namun,semua itu tidak bisa di tampikan lagi.
karena manusia memang seudah dilahirkan dengan keadan yang egios,contohnya apakah seorang anak tau kalau ayahnya tidak memiliki uang ketika si anak menginginkan sebuah mainan.hingga anak itu punharus merengek menangis.si anak tidak akau mau tahu tentang uang yang dimiliki oleh ayahnya. yang penting ia memiliki mainan itu.
apakah seorang pacar tahu ketika pasangannya tidak dapatbertemu denganya dengan suatu sebab,misalkan dengan pekerjaanya,kuliahnya,atau denga keluarganya. apakah dia memikirkan itu,tentu tidak bukan. Yang ia pikirkan hanya kemauannya yang harus segera di turuti.
tapi, kita sebagai manusia tidak bisa mengelak lagi dengan semua keadaan seperti ini.
sekarang adalah bagaimana rasa egoisme pada diri kita itu lebih di kurangi.
karena efek dari rasa itu memang bukan kita yang merasakanya langsung tapi orang yang ada di sekitar kita.jadi apa salahnya jika kita ingin lebih disayangi , dicintai oleh orang di sekitar kita dengan mengurangi rasa ke egoisan kita itu....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar